Tampilkan postingan dengan label belajar toefl online. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label belajar toefl online. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Januari 2017

Kursus TOEFL Online : Structure 5 - PAST PARTICIPLE

STRATEGI TOEFL STRUCTURE 5 : PAST PARTICIPLE
MATERI
Past participle dapat menyebabkan kebingungan dalam struktur pertanyaan pada tes TOEFL karena past participle dapat berupa kata sifat atau bagian dari kata kerja. Past participle adalah bentuk kata kerja yang muncul/didahului be (am, is, are, was, were) dan have (have, has, had). Biasanya, pembentukannya diakhiri -ed (offered, listed, suspected, etc.) , tetapi ada juga banyak past participle tak beraturan dalam bahasa Inggris .
  1. Verb
    The family has purchased a television. (Keluarga itu telah membeli sebuah televisi)
    The poem was written by Paul. (Puisi itu telah ditulis oleh Paul)
Pada kalimat pertama bentuk past participle “purchased” merupakan bagian dari kata kerja karena di dahului oleh have (has). Sementara yang kedua, past participle “written” juga merupakan bagian dari kata kerja karena di dahului oleh be (was).
  1. Adjective
    Past participle dapat menjadi kata sifat apabila tidak disertai/didahului bentuk be atau have.
The television purchased yesterday was expensive. (Televisi yang dibeli kemarin mahal)
The poem written by Paul appeared in the magazine. (Puisi yang ditulis oleh Paul mucul di majalah)

Dalam kalimat pertama, purchased adalah adjective, bukan verb, karena tidak disertai bentuk be atau have (dan ada sebuah verb, “was“, dalam kalimat berikutnya). Dalam kalimat kedua, written adalah adjective, bukan verb, karena tidak disertai bentuk be atau have (dan ada sebuah kata kerja, “appeared“, dalam kalimat berikutnya).
Perhatikan contoh berikut ini, bagaimana past participle dapat membingungkan peserta dalam pertanyaan Structure pada tes TOEFL.
The bread _________ baked this morning smelled delicious.
(A) has
(B) was
(C) it
(D) just
Dalam contoh di atas, jika melihat beberapa kata pertama dari kalimat, tampak bahwa bread adalah subyek dan baked sebagai kata kerja lengkap atau past participle yang membutuhkan kata kerja pembantu. Padahal, jika dilihat lagi dalam kalimat, Anda akan melihat kata kerja smelled. Anda kemudian akan menyadari bahwa baked adalah kata sifat participial (adjective participial), sehingga ia bukanlah bagian dari kata kerja. Karenanya, jawaban (A) dan (B) tidak benar, sebab baked adalah kata sifat dan tidak membutuhkan kata kerja pembantu seperti has atau was. Jawaban (C) tidak benar karena tidak membutuhkan untuk subjek it. Jawaban (D) adalah jawaban yang tepat untuk pertanyaan ini. The bread just baked this morning smelled delicious. (Roti yang dibakar pagi ini tercium nikmat).

TIPS dan TRIK
Past Participle sering berakhiran -ed, tapi perlu diketahui bahwa banyak bentuk past participle yang tidak beraturan (irregular). Banyak kata kerja termasuk yang berkhiran -ed dapat membingungkan, apakah verb itu simple past atau past participle. Kata kerja berakhiran -ed bisa saja merupakan (1) simple past, (2) past participle, dan (3) adjective.
  She painted this picture. (Dia telah melukis gambar ini)
  She has painted this picture. (Dia telah melukis gambar ini)
  The picture painted by Karen is now in a museum. (Gambar yang dilukis oleh Karen sekarang ada di musium)
Referensi :
Philips, D. (2003). Longman Complete Course for TOEFL test. New York: Person Longman
Rogers, B. (2005). Peterson’s TOEFL Success. New Jersey: Peterson.
Gear, J., & Gear, R. (2006). Cambridge Preparation for TOEFL Test. Cambridge: Cambridge University Press.
Sumber : https://englishforall.id/blogs/index.php/2016/10/03/strategi-toefl-past-participle/

Selasa, 27 Desember 2016

Kursus TOEFL Online : Structure 3 - APPOSITIVES

STRATEGI TOEFL STRUCTURE 3: APPOSITIVES
Sekarang kita masuk ke materi ketiga dalam di blog kursus online TOEFL ini, materi ketiga ini sering banget keluar loh di tes TOEFL. 
MATERI
Peserta tes TOEFL dapat terjebak oleh pertanyaan kalimat “appositive” dalam Structure and Written Expression TOEFL Tes. Pasalnya, kita bisa saja keliru menentukan subjek dalam kalimat appositive. Appositive merupakan kata benda (noun) yang datang sebelum atau sesudah kata benda lain, namun memiliki keterikatan sebagai status yang sama.
Sally, the best student in the class, got an A on the exam.
(Sally, siswa terbaik di kelas, mendapat nilai A pada ujian)

Dalam kalimat di atas, Sally sebagai subjek. Sedangkan, the best student in the class adalah sebagai frase appositive. Sebab, student adalah kata benda (noun) dan dipisahkan oleh tanda koma. Kalimat di atas menunjukkan bahwa Sally dan the best student in the class adalah orang yang sama (Sally = student). Jika kita membuang kalimat appositvenya, akan jadi “Sally got an A on the exam” (Sally mendapat nilai A dalam ujian).

Perhatikan contoh berikut ini, bagaimana sebuah appositive dapat membingungkan dalam menentukan subjek pada pertanyaan Structure pada tes TOEFL.
Contoh 1:
_________, George, is attending the lecture.
(A) Right now
(B) Happily
(C) Because of the time
(D) My friend

Dalam contoh di atas, Anda harus mengenali dari koma bahwa George bukan subjek kalimat. George adalah appositive. Karena kalimat ini masih perlu subjek. Maka, jawabannya yang tepat adalah (D), My friend. Sedangkan, Jawaban (A), (B), dan (C) tidak benar karena ketiganya tidak dapat menjadi subjek.
Perhatikan contoh berikutnya, yang menunjukkan bahwa appositive tidak selalu datang setelah subjek; sebuah appositive juga bisa datang pada awal kalimat.
Contoh 2:
__________ , Sarah rarely misses her basketball shots.
(A) An excellent basketball player
(B) An excellent basketball player is
(C) Sarah is an excellent basketball player
(D) Her excellent basketball play


Dalam contoh ini, menunjukkan bahwa Sarah adalah subjek, dan misses adalah kata kerja karena tidak dipisahkan oleh koma. Untuk menentukan jawabannya, Anda harus mencari dan menempatkan appositive untuk Sarah. Maka, An excellent basketball player (Sarah adalah pemain basket yang ulung) sebagai jawaban yang tepat (A). Sedangkan, (B) dan (C) tidak benar, karena keduanya berisi kata kerja (to be) is. Padahal, appositive tidak membutuhkan kata kerja. Sementara, (D) berisi kata benda, play, yang mungkin bisa menjadi appositive, tapi play menunjukkan status dari Sarah, jadi jawaban ini tidak benar.
TIPS danTRIK
Perhatikan bagan berikut sebagai rumus pembentukan appositive:
Referensi :
Philips, D. (2003). Longman Complete Course for TOEFL test. New York: Person Longman
Rogers, B. (2005). Peterson’s TOEFL Success. New Jersey: Peterson.
Gear, J., & Gear, R. (2006). Cambridge Preparation for TOEFL Test. Cambridge: Cambridge University Press.

Sumber : https://englishforall.id/blogs/index.php/2016/10/03/strategi-toefl-appositives/


Gimana ? jelaskan...
silahkan kalau yang belum paham

Kamis, 22 Desember 2016

Kursus TOEFL Online : Structure 2 - OBJEK DARI PREPOSISI (OBJECT OF PREPOSITION)

Kursus TOEFL Online : Structure 2 -  OBJEK DARI PREPOSISI (OBJECT OF PREPOSITION)

Pada materi kursus TOEFL online yang kedua ini kita akan membahas tentang objek dari preposisi, masih ingatkan materi kursus toefl online sebelumnya tentang subject verb agreement

MATERI  
Preposisi selalu diikuti kata benda (noun), bukan kata kerja (verb). Kata benda tersebut berlaku sebagai objek. Kata benda ini dapat berupa noun (kata benda), proper noun (nama), pronoun (kata ganti), noun group/noun phrase (kelompok kata kerja), dan gerund (kata kerja yang dibendakan).
Preposisi yang diikuti kata benda tersebut, seperti as, in, at, of, to, by, behind, on, dan sebagainya, untuk membentuk frase preposisional.
Perhatikan kalimat berikut.
(After his exams) Tom will take a trip (by boat).
Kalimat di atas mengandung dua objek preposisi. Exams (ujian) adalah objek dari preposisi after. Sedangkan boot (perahu) adalah objek preposisi by.
Sebuah objek dari preposisi juga dapat menimbulkan kebingungan dalam pertanyaan tes TOEFL STRUCTURE. Sebab, bisa saja Anda mengira objek tersebut sebagai subjek dalam sebuah kalimat.
Perhatikan contoh berikut.
With his friend________ found the movie theater
(A) has
(B) he
(C) later
(D) when

Dalam contoh ini, yang pertama kali harus Anda lihat adalah subject dan kata kerja (verb). Tampak bahwa found sebagai kata kerja, tapi tidak ditemukan adanya subjek. Jangan berpikir bahwa friend adalah subjek, namun friend adalah objek dari preposisi with. Sebab, satu kata benda tidak bisa menjadi subjek dan obyek sekaligus secara bersamaan. Karena yang dibutuhkan dalam pertanyaan di atas adalah mencari subjek, maka jawaban (B), he, adalah jawaban terbaik. Sedangkan (A), (C), dan (D) bukan jawaban yang benar, karena ketiganya tidak bisa menjadi subjek.

Tips dan trik
Berikut ini rumus pembentukan preposisi.
( [Subject+Verb] + Prepositions + Noun )
Sebuah preposisi selalu diikuti kata benda (noun, pronoun, gerund), bukan kata kerja (verb).
Referensi :
Philips, D. (2003). Longman Complete Course for TOEFL test. New York: Person Longman
Rogers, B. (2005). Peterson’s TOEFL Success. New Jersey: Peterson.
Gear, J., & Gear, R. (2006). Cambridge Preparation for TOEFL Test. Cambridge: Cambridge University Press.

Sumber : https://englishforall.id/blogs/index.php/2016/10/03/strategi-toefl-objek-dari-preposisi-object-preposition/

Selesai sudah materi yang kedua ini, bagaimana sudah ngerti kan ? saya rasa mudah untuk dipelajari karena langsung ada contohnya...

Silahkan yang mau bertanya